Langsung ke konten utama

PERMENDIKNAS 24 TAHUN 2007

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
NOMOR 24 TAHUN 2007 TANGGAL 28 JUNI 2007
STANDAR SARANA DAN PRASARANA
SEKOLAH/MADRASAH PENDIDIKAN UMUM

Standar Laboraturium Fisika Menurut Permendiknas No. 24 Tahun 2007
Ruang Laboratorium Fisika
a. Ruang laboratorium fisika berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran fisika secara praktek yang memerlukan peralatan khusus.
b. Ruang laboratorium fisika dapat menampung minimum satu rombongan belajar.
c. Rasio minimum ruang laboratorium fisika 2,4 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2. Lebar ruang laboratorium fisika minimum 5 m.
d. Ruang laboratorium fisika memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan.
e. Ruang laboratorium fisika dilengkapi  sarana sebagaimana tercantum pada
Tabel 4.8 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Laboratorium Fisika
Sumber Referensi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN PERCOBAAN ATWOOD

PESAWAT ATWOOD I.                KONDISI LABORATORIUM Kondisi Awal Praktikum Akhir Praktikum Temperatur (24,3 ± 0,5) ⁰ C (23,8 ± 0,5) ⁰ C Kelembapan (71,9 ± 0,5) % (55,6 ± 0,5) % II.             TUJUAN 1.          Mampu memahami hukum Newton dalam konsep kinematika dengan penerapannya. 2.          Memperlihatkan berlakunya hukum Newton dan menghitung memen inersia katrol. III.          ALAT DAN BAHAN 1.          Pesawat atwood 2.          Stopwatch 3.          Neraca Ohauss 4.          Satu set massa beban tambahan m 1 , m 2 , m 3 ...

MODEL-MODEL PTK

Model-model Penelitian Tindakan Kelas Ada beberapa model PTK yang sampai saat ini sering digunakan di dalam dunia pendidikan, di antaranya: (1) Model Kurt Lewin, (2) Model Kemmis dan Mc Taggart, (3) Model John Elliot, dan (4) Model Dave Ebbutt. 1.Model Kurt Lewin Di depan sudah disebutnya bahwa PTK pertama kali diperkenalkan oleh Kurt Lewin pada tahun 1946. konsep inti PTK yang diperkenalkan oleh Kurt Lewin ialah bahwa dalam satu siklus terdiri dari empat langkah, yaitu: (1) Perencanaan ( planning), (2) aksi atau tindakan (acting), (3) Observasi (observing), dan (4) refleksi (reflecting) (Lewin, 1990). Sementara itu, empat langkah dalam satu siklus yang dikemukakan oleh Kurt Lewin tersebut oleh Ernest T. Stringer dielaborasi lagi menjadi: (1) Perencanaan (planning), (2) Pelaksanaan (implementing), dan (3) Penilaian (evaluating) (Ernest, 1996). 2.Model John Elliot; Apabila dibandingkan dua model yang sudah diutarakan di atas, yaitu Model Kurt Lewin dan Kemmis-M...